Posts

Showing posts with the label Politik

Nuansa Peta Politik Nasional, Hubungan dengan Pilkada dan Masa Depan Sumbar

Image
Ilustrasi Foto: Shofwan Karim dan Isterinya, Imanati dalam pada US Independence Anniversary 2019. (Dok) Nuansa Peta Politik Nasional, Hubungan dengan Pilkada dan Masa Depan Sumbar Ditulis oleh Home of My Thought, Talk, Writing and Effort Agustus 7, 2010 Sumbar Pasca Pemilu dan Pilkada 2024 Oleh Shofwan Karim I. Umum 1. DialogKebangsaan.Bukittinggi3/8/2024Pukul13.00sdselesai. B. Tema ” Kemajuan Sumatera Barat Pasca Pemilu Serentak 2024 dan Masa Depan Sumatera Sumatera Barat Menghadapi Pilkada Serentak 2024 . C. Simplenya, “Masa Depan Sumbar : Pasca Pemilu dan Pilkada 2024 atau Sumbar Pasca Pemilu dan Pilkada 2024. II Inpirasi & Motivasi 1. QSAliImran(3):159; “Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampun...

ASEAN dan Kesiapan Pemuda Menghadapi MEA

Image
 One Community. Pada 2007, ASEAN  merencanakan dan menyepakati dimulai perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)  31 Januari 2015. Akan tetapi karena beberapa kendala hal itu diundur menjadi 31 Desember 2015. Para pemuda Indonesia harus secara optimal  menyiapkan diri dan mengambil bahkan menciptakan   peluang untuk kebaikan, kemajuan dan kesejahteraan bersama.  Pemaparan ini mengkaji  peluang dan tantangan utama bagi pemuda,  baik secara individual maupun   secara kelembagaan organisasi kepemudaan. Pemuda mesti memersiapkan diri terlebih dulu untuk terjun dalam kompetisi yang sengit ke depan. Dengan begitu peluang dan tatangan itu mampu dijawab dengan baik dan produktif. Kata Kunci: ASEAN, MEA, sumber daya pemuda Indonesia,  peluang dan tantangan.

Surat Husnul Mar'iyah kepada Megawati

Image
Depok, 12 Juli 2020 Surat Terbuka   Chusnul Mar'iyah, Ph.D (FISIP- UI) Yang Terhormat Ibu Megawati Soekarnoputri Ketua Umum PDI Perjuangan  Assalamu’alaykum wr.wb., Ibu Megawati yang terhormat, Semoga Ibu Megawati sehat walafiyat, dijauhkan dari musibah Pandemi Covid-19 ini. Saya menulis surat ini (sepertinya agak panjang) kepada Ibu Megawati dalam rangka meminta Ibu dapat memerintahkan ke petugas partai di eksekutif dan di DPR agar membatalkan RUU HIP. Karena ini bukti Pancasila diganti menjadi Eka Sila. Ibu Mega, adanya putusan MA itu legitimasi dan justifikasi dari kekuasaan pemerintah saat ini telah ambruk. Seluruh komponen Ummat Islam dan kelompok beragama lainnya bersatu menolak RUU HIP.  Berikut ini penjelasan saya, kenapa saya menulis surat ini kepada Ibu Mega. Pertama, sebagai sesama perempuan, seorang scholar dari negeri Maghribi (Marokko) Fatima Mernisi pernah menulis bahwa menulis surat ke penguasa lebih baik dibandingkan pergi ke salon untuk ...